Laporan industri terbaru dari firma riset Omdia kembali menegaskan posisi Samsung Electronics Co., Ltd. sebagai penguasa absolut di pasar layar komersial (commercial display) global B2B.
Pencapaian ini menandai rekor keberhasilan Samsung mempertahankan posisi Nomor 1 selama 17 tahun berturut-turut(sejak 2009). Pada tahun 2025, Samsung berhasil mencatatkan rekor penjualan tahunan tertingginya dengan mendominasi 35,2% pangsa pasar global dan mencatatkan total pengiriman lebih dari 2,5 juta unit layar komersial ke seluruh dunia.
Keberhasilan konsisten ini didorong oleh komitmen Samsung dalam memadukan teknologi layar perangkat keras tingkat lanjut dengan solusi perangkat lunak berbasis komputasi awan (cloud) dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk sektor ritel, korporasi, pendidikan, hingga perhotelan (hospitality).
Inovasi Perangkat Keras (Hardware) Layar B2B
Portofolio layar B2B Samsung terus berekspansi untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri modern. Berikut adalah jajaran inovasi perangkat keras terbarunya:
Integrasi Solusi Perangkat Lunak Digital dan AI
Tidak hanya berfokus pada manufaktur perangkat keras, Samsung terus memperkuat ekosistemnya melalui integrasi solusi manajemen digital yang cerdas:
-
Samsung VXT: Platform komprehensif yang memfasilitasi manajemen perangkat keras dari jarak jauh sekaligus mengatur operasional konten secara terpusat.
-
Aplikasi AI Studio: Inovasi perangkat lunak terbaru berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pelaku bisnis membuat video signage siap tayang hanya dengan berbekal satu gambar produk statis.
“Selama 17 tahun memimpin pasar commercial display global merupakan hasil dari komitmen untuk terus mendengarkan kebutuhan pelanggan B2B dan berinovasi bersama mereka,” ungkap Hyoung Jae Kim, Executive Vice President Visual Display (VD) Business Samsung Electronics. Ia menambahkan bahwa Samsung akan terus berinvestasi pada teknologi yang andal, mudah dikelola, dan siap menghadapi masa depan untuk membantu efisiensi operasional mitra bisnis mereka.
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.