Melonjak ke 79%, Ini 3 Fitur Galaxy AI yang Paling Sering Digunakan Masyarakat Indonesia

1 min read
March 16, 2026

Di tengah stagnasi inovasi perangkat keras (hardware) ponsel cerdas secara global, Kecerdasan Buatan (AI) muncul sebagai diferensiator utama. Menyadari pergeseran paradigma ini, Samsung Electronics Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendefinisikan ulang standar industri melalui peluncuran Galaxy S26 Series.

Harry Lee, President of Samsung Electronics Indonesia, memaparkan bahwa arah pengembangan perangkat seluler kini bergerak dari sekadar pemenuhan spesifikasi teknis menuju pengalaman asisten personal yang mulus (seamless).

“Model yang sebelumnya berbasis aplikasi kini berkembang menjadi dunia asisten personal (personalized agents), di mana interaksi sentuhan ditingkatkan oleh kemampuan multimoda yang mulus,” jelas Harry Lee. Ia menekankan bahwa kehadiran Galaxy S26 Series adalah langkah awal menuju era Agentic AI—di mana teknologi beralih dari sekadar menerima perintah pasif menjadi asisten yang proaktif memberikan bantuan berorientasi tujuan (goal-oriented assistance).

Meroketnya Tren Adopsi Galaxy AI di Indonesia

Visi Samsung tersebut didukung oleh data adopsi pengguna yang sangat positif di Tanah Air. Penggunaan Galaxy AI di Indonesia tercatat melonjak tajam, dari 27% pada tahun 2024 menjadi 79% di tahun 2025.

Lonjakan ini membuktikan bahwa AI bukan lagi sekadar gimmick teknologi yang dicoba sesekali, melainkan telah terintegrasi dalam rutinitas harian yang berulang. Menurut data internal Samsung (penghujung 2025), tiga fitur Galaxy AIyang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah:

  1. Gemini: Dimanfaatkan sebagai pendamping harian untuk mencari jawaban cepat dan pemahaman konteks informasi.

  2. Circle to Search (CTS): Digunakan untuk menyederhanakan proses pencarian visual di layar tanpa perlu berpindah aplikasi atau mengetik kata kunci.

  3. Writing Assist: Diandalkan untuk menyusun draf dan menyempurnakan teks, meningkatkan efisiensi komunikasi profesional maupun personal.

Secara global, Samsung menargetkan untuk menghadirkan ekosistem AI yang terintegrasi kepada lebih dari 400 juta pengguna perangkat Galaxy menjelang akhir tahun 2026.

Personalisasi Proaktif Berlandaskan Keamanan Ketat

Dalam Galaxy S26 Series, AI dirancang untuk memangkas langkah manual pengguna. Fitur seperti Now Nudge (asisten manajemen jadwal yang proaktif) dan Photo Assist (penyuntingan gambar berbasis arahan) diciptakan untuk membentuk alur kerja (workflow) yang lebih singkat dan natural.

Namun, Samsung menyadari bahwa AI yang semakin personal berpotensi memicu kekhawatiran terkait privasi data. Oleh karena itu, arsitektur pemrosesan AI di dalam perangkat (on-device AI) diutamakan.

Sebagai lapis pelindung utama, perangkat ini didukung oleh Samsung Knox. Seluruh ekosistem ini dibangun di atas prinsip Responsible AI dan pendekatan Privacy-First. Hal ini menjamin bahwa pengguna memegang kendali penuh atas informasi sensitif mereka tanpa mengorbankan fungsionalitas asisten cerdas.

AI Sebagai Penyempurna Hardware Kamera dan Nilai Jangka Panjang

Harry Lee juga menegaskan bahwa AI tidak diciptakan untuk menggantikan peran perangkat keras, melainkan untuk mengekstraksi potensi maksimalnya.

“Bagi kami, AI bukanlah pengganti hardware, melainkan penyempurna utama dari kemampuannya,” tegasnya. Pendekatan ini terlihat jelas pada optimalisasi kamera Galaxy S26 Series, di mana AI bekerja secara integral untuk memastikan hasil tangkapan foto dan video (seperti perekaman jarak jauh di area konser) tetap konsisten, tajam, dan stabil.

Untuk menjamin nilai investasi jangka panjang konsumen, Samsung memberikan komitmen dukungan perangkat lunak yang sangat panjang bagi lini flagship ini. Galaxy S26 Series dipastikan akan menerima pembaruan sistem operasi (OS) hingga tujuh generasi serta pembaruan keamanan selama tujuh tahun, memastikan perangkat tetap relevan di tengah pesatnya laju inovasi AI di masa depan.


Disclosure: Artikel

POCO-F8-Pro-Siap-Tawarkan-Gaming-Rata-Kanan,-Lebih-Hemat-Dapat-Snapdragon-8-Elite
Previous Story

POCO F8 Pro Siap Tawarkan Gaming Rata Kanan, Lebih Hemat Dapat Snapdragon 8 Elite

Latest from Blog

Don't Miss

Samsung Galaxy Buds4 Series dan Ekosistem Samsung, Pengalaman Menyeluruh Audio dan Mobilitas

Dalam era digital yang serba cepat, perangkat true wireless audio

No Ribet No Drama, Mudik Fun Bersama Galaxy S26 Series

Kita semua tahu bahwa merencanakan mudik Lebaran bukanlah sekadar urusan