CEO Samsung SEAO: Pemuda Harus Menjadi “Co-Creator” dalam Pendidikan Masa Depan

1 min read
February 6, 2026

Dalam sebuah artikel opini yang dirilis untuk memperingati Hari Pendidikan Internasional 2026, CU Kim, Presiden & CEO Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania (SEAO), menyampaikan pandangan strategisnya mengenai evolusi dunia pendidikan.

Mengangkat tema global “Kekuatan pemuda dalam membangun pengajaran bersama” (The power of youth in co-creating education), Kim menegaskan bahwa generasi muda saat ini tidak boleh lagi dipandang sebagai penerima pasif, melainkan sebagai perancang aktif proses pembelajaran.

Redefinisi Kesenjangan Digital Menurut Kim, tantangan pendidikan di wilayah Asia Tenggara dan Oseania sering kali disederhanakan hanya sebagai masalah infrastruktur fisik. Namun, ia menawarkan perspektif berbeda mengenai definisi kesenjangan digital:

  • Bandwidth sebagai Akses Pengetahuan: Kecepatan internet bukan sekadar metrik teknis, melainkan indikator seberapa cepat siswa dapat mengakses ilmu pengetahuan.
  • Perangkat sebagai Kanvas: Laptop dan tablet bukan sekadar gawai, melainkan alat bagi siswa di komunitas pedesaan untuk berpartisipasi dalam ekonomi masa depan.
  • Tren Investasi: Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 59% sekolah di wilayah SEAO telah merencanakan pembaruan teknologi modern untuk mendigitalisasi lingkungan belajar mereka.

Pemberdayaan Pengajar sebagai Fondasi Utama Dalam tulisannya, Kim menekankan bahwa teknologi hanyalah titik awal. Kunci keberhasilan transformasi digital terletak pada pemberdayaan tenaga pengajar agar teknologi dapat mendukung pedagogi, bukan sebaliknya.

Strategi yang dipaparkan meliputi:

  • Samsung Learning Hub: Menyediakan materi pelatihan dan sumber daya untuk meningkatkan standar pengajaran.
  • Bootcamp dan Mentoring: Membantu para pemimpin pendidikan dan guru membangun kapabilitas digital guna mengimbangi perkembangan kurikulum.

Implementasi Program Sekolah Digital di Indonesia Sebagai bukti nyata dari visi tersebut, Kim menyoroti program Samsung Digital Lighthouse Schools. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan kerangka kerja berkelanjutan bagi sekolah dalam mengadopsi teknologi.

Beberapa institusi di Indonesia yang disebut telah bergabung dalam ekosistem ini antara lain:

  • SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan.
  • Thursina International Islamic Boarding School.

Di sekolah-sekolah ini, teknologi dilaporkan membantu mengurangi beban administrasi guru, sehingga fokus mereka dapat kembali pada interaksi dan pembimbingan siswa.

Mendorong Inovasi Melalui STEM Bagian akhir tulisan Kim menyoroti pentingnya kemandirian siswa (student agency) dalam memecahkan masalah nyata. Melalui kompetisi Samsung Solve for Tomorrow, Samsung mendorong siswa menerapkan keterampilan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Kim mencatat pertumbuhan partisipasi yang signifikan dalam program ini:

  • Peningkatan Partisipasi: Pada tahun 2025, hampir 17.000 anak muda di seluruh wilayah SEAO mengikuti program ini, naik 40% dari tahun sebelumnya.
  • Contoh Inovasi: Jack Lowe, peserta asal Australia, mengembangkan Eilik, sebuah platform berbasis AI untuk mendeteksi potensi kecurangan akademik di tengah maraknya penggunaan AI generatif.

Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor. 

Previous Story

OPPO Pad 5 Matte Display Edition Resmi Hadir di Indonesia dengan Layar Anti-Silau

Next Story

Infografis Pembaruan Strava Paling Update

Latest from Blog

Infografis Pembaruan Strava Paling Update

Strava resmi merilis rangkuman pembaruan terbarunya yang bertujuan membantu pengguna berlatih lebih cerdas dan meningkatkan konektivitas komunitas. Pembaruan ini mencakup integrasi navigasi

Don't Miss

Samsung Perkuat Keamanan Mobile Enterprise Lewat Strategi Zero Trust

Samsung Perkuat Keamanan Mobile Enterprise Lewat Strategi Zero Trust

Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuka banyak peluang baru bagi

Pemanasan Galaxy Seri S Terbaru: Samsung Segera Hadirkan Fitur Privasi Baru

Samsung mengumumkan akan segera memperkenalkan lapisan perlindungan privasi terbaru untuk