Beberapa tahun terakhir, ASUS mencoba bertahan di pasar smartphone dengan dua seri flagship. Smartphone gaming yang ikonik ROG Phone dan Zenfone, keduanya memiliki daya tariknya masing-masing. Kabar buruknya, ROG Phone 9 Pro dan Zenfone 12 Ultra mungkin menjadi smartphone terakhir dari ASUS.
Di awal tahun, memang sempat beredar kabar bahwa ASUS menghentikan pengembangan smartphone baru. Saat itu, perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi. Namun kini, alasan di balik keputusan tersebut akhirnya terungkap dengan lebih jelas.
Berdasarkan laporan Inside yang mengutip pernyataan dalam acara ASUS 2025 Year-End Gala di Taipei, Chairman ASUS, menegaskan bahwa perusahaan akan menghentikan sementara peluncuran smartphone baru tahun ini dan mengalihkan seluruh sumber daya riset dan pengembangan (R&D) ke sektor lain. Fokus baru ASUS kini tertuju pada PC komersial berbasis AI dan konsep “Physical AI”, yang mencakup teknologi robotika dan perangkat wearable seperti kacamata pintar.
Dalam sesi wawancara media sebelum acara inti berlangsung, Shih dilaporkan menyatakan bahwa ASUS tidak akan lagi menambahkan model smartphone baru di masa mendatang. Meski begitu, ia menegaskan bahwa ASUS tetap berkomitmen untuk mendukung pengguna smartphone yang sudah ada, dengan kebijakan internal yang saat ini masih dalam tahap finalisasi.
ASUS menilai bahwa pasar smartphone tidak lagi menawarkan potensi pertumbuhan yang sepadan, terutama jika dibandingkan dengan peluang besar di sektor perangkat keras berbasis AI. Karena itu, sumber daya yang sebelumnya dialokasikan untuk pengembangan smartphone kini dialihkan ke produk AI lainnya, seperti PC dan kacamata pintar.
Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai masa depan lini smartphone ASUS. Alih-alih menjadi masa transisi, tahun 2026 justru berpotensi menjadi titik akhir, bukan sekadar reset strategi.
Meski Shih tidak secara eksplisit menyatakan bahwa ASUS akan sepenuhnya keluar dari bisnis smartphone, bahasa yang digunakan dan skala pergeseran fokus ini mengindikasikan bahwa pengembangan ROG Phone dan Zenfone bisa dibekukan tanpa batas waktu. Sebelumnya, lini smartphone ASUS memang terkesan digarap setengah-setengah, mereka jelas perlu perubahan untuk menaikkan daya saing di pasar smartphone atau berhenti sama sekali.
Sumber: Androidauthority