Razer Tampilkan Ekosistem Gaming AI di CES 2026 Lewat Project AVA dan Motoko

2 mins read
January 7, 2026
Razer-Tampilkan-Ekosistem-Gaming-AI-di-CES-2026-dengan-Project-Motoko-dan-Project-AVA

Razer kembali memamerkan visi masa depan ekosistem gaming berbasis AI di ajang CES 2026. Tahun ini, Razer menghadirkan deretan konsep visioner, produk baru, serta inovasi AI yang menjadi fondasi ekosistem gaming generasi berikutnya.

Dua sorotan utama Razer di CES 2026 adalah Project AVA, pendamping meja AI animasi yang berevolusi dari pelatih AI esports. Serta Project Motoko, headset AI generasi terbaru yang ditenagai platform Snapdragon. Keduanya mencerminkan ambisi Razer untuk menghadirkan AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga personal dan kontekstual.

Project AVA: Lebih dari Sekadar Asisten Gaming

Project-AVA

Melanjutkan konsep revolusioner yang pertama kali diperkenalkan di CES 2025, Project AVA kini mendefinisikan ulang peran pendamping AI. Jika sebelumnya AVA hadir sebagai pelatih AI untuk esports, kini ia berevolusi menjadi pendamping meja AI yang terintegrasi penuh dengan aktivitas gaming, produktivitas, hingga kehidupan sehari-hari.

AVA hadir dengan koleksi avatar hologram animasi, personalisasi tingkat lanjut, dan mesin pembelajaran adaptif. Ia tidak lagi sekadar membantu gamer saat bermain game, tetapi berperan sebagai mitra digital yang mendukung berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari mengatur jadwal harian hingga memberikan strategi permainan secara real-time.

Salah satu daya tarik utama Project AVA adalah kehadiran hologram animasi berukuran 5 inci yang mendukung gerakan alami, pelacakan mata, ekspresi wajah, serta sinkronisasi bibir yang akurat. Pengguna dapat memilih beragam avatar, mulai dari karakter eksklusif Razer seperti Kira dan Zane, hingga figur legenda esports. Gaya bicara AVA juga bisa disesuaikan, mulai dari karakter yang berani dan ceplas-ceplos hingga yang tenang dan ramah.

AVA didukung Adaptive AI Intelligence dengan advanced learning engine yang mampu mengingat preferensi pengguna dan terus berkembang seiring waktu. Berkat kamera HD, pelacakan mata, serta mikrofon far-field, komunikasi dengan AVA terasa lebih natural dan mulus.

Fitur PC Vision Mode memungkinkan AVA “melihat” layar pengguna, sehingga ia dapat memberikan saran strategi game secara instan, membantu menyelesaikan teka-teki dalam game, atau bahkan mendukung produktivitas kerja.

Dengan kombinasi tersebut, AVA dapat berperan sebagai manajer pribadi untuk mengatur jadwal dan pengingat. Konsultan kreatif untuk brainstorming, analisis data, dan pemecahan masalah. Serta, rekan tim elite yang memberikan keunggulan kompetitif dalam game.

Headset AI Project Motoko

Headset-AI-Project-Motoko

Selain Project AVA, Razer juga memperkenalkan Project Motoko, konsep headset nirkabel berbasis AI yang ditenagai platform Snapdragon. Headset ini dirancang untuk mendefinisikan ulang batasan teknologi wearable dengan menghadirkan kesadaran visual AI melalui kamera first-person-view (FPV).

Project Motoko tidak hanya meningkatkan pengalaman bermain game dan produktivitas, tetapi juga menyediakan data visual manusia yang berharga untuk mendukung pengembangan robotika dan pelatihan model AI. Fitur utamanya sebagai berikut.

  • Augmented AI Computer Vision: Dilengkapi dua kamera FPV setinggi mata, Motoko mampu mengenali objek dan teks secara real-time. Fitur ini memungkinkan berbagai skenario penggunaan, mulai dari menerjemahkan papan jalan, melacak repetisi olahraga, hingga merangkum dokumen secara instan.
  • AI-Enhanced Visual Awareness: Motoko menghadirkan presisi visual stereoskopis dengan sudut pandang luas yang mampu menangkap kedalaman dan detail di luar penglihatan perifer manusia. Hal ini membantu pengguna menavigasi lingkungan kompleks dengan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi.
  • Asisten AI Hands-Free: Headset ini dibekali sistem mikrofon ganda jarak dekat dan jauh untuk menangkap perintah suara, percakapan di sekitar pengguna, serta suara lingkungan dengan akurasi tinggi. Motoko dapat bertindak sebagai asisten AI hands-free yang merespons jadwal, preferensi, dan kebiasaan pengguna secara instan. Menariknya, Project Motoko juga mendukung integrasi dengan berbagai platform AI besar seperti Grok, OpenAI, dan Gemini.
  • Kontribusi untuk Robotika dan AI Masa Depan: Melalui Machine Learning Tool, Motoko mengumpulkan data sudut pandang (POV) manusia yang autentik, termasuk fokus visual dan pola perhatian. Data ini sangat bernilai bagi pengembangan robot humanoid, memungkinkan pelatihan persepsi dan pengambilan keputusan yang lebih alami.

Sumber: Razer Newsroom

Motorola-Ungkap-Razr-Fold,-Smartphone-Foldable-Book-Style-Pertamanya-Sebagai-Penantang-Galaxy-Z-Fold7
Previous Story

Motorola Ungkap Razr Fold, Smartphone Foldable Book-Style Pertamanya Sebagai Penantang Galaxy Z Fold7

Latest from Blog

Don't Miss

Motorola-Ungkap-Razr-Fold,-Smartphone-Foldable-Book-Style-Pertamanya-Sebagai-Penantang-Galaxy-Z-Fold7

Motorola Ungkap Razr Fold, Smartphone Foldable Book-Style Pertamanya Sebagai Penantang Galaxy Z Fold7

Motorola resmi memperkenalkan smartphone foldable bergaya buku pertamanya, namanya Razr
Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus, Platform Ekonomis untuk Laptop Windows on Arm Terjangkau

Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus, Platform Ekonomis untuk Laptop Windows on Arm Terjangkau

Pada September 2025, Qualcomm mengumumkan chipset kelas atas Snapdragon X2