Reuters, Bloomberg, (and just about everyone else) reported that Zynga has laid off 520 of its nearly 2900 employees and shut down offices in New York, Los Angeles, and Dallas in an attempt to reduce costs. Last year the game company shut down offices in Boston and Austin after its games failed to met expectations. Its acquisition of OMGPop over a year ago which followed the short-lived success of Draw Something didn’t turn out to be the kick the company needed. CEO Mark Pincus says Zynga is refocusing on mobile but from the looks of it, the prospect isn’t good unless they can come up with more successful games.
[DS Notes] Zynga’s New Game: Laid Off With Friends
Latest from Blog
Coda dan EKRAF Luncurkan Kampanye “Guard Your Game” untuk Cegah Penipuan Gim Daring
Coda, platform monetisasi dan distribusi konten digital global, mengumumkan kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF) Republik Indonesia dalam
Mengulas Keunggulan Sistem Operasi Terbaru Xiaomi, HyperOS 3
Xiaomi Indonesia kembali mengumumkan pengembangan sistem operasi terbarunya, Xiaomi HyperOS 3, yang dirancang untuk mendukung transformasi gaya hidup digital pengguna. Pembaruan ini
Masuk Pasar Indonesia, Belkin Hadirkan 6 Kategori Aksesori Premium Bergaransi 2 Tahun
Belkin secara resmi mengumumkan ekspansi bisnisnya di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Erajaya Digital. Penandatanganan perjanjian distribusi ini dilakukan oleh Kim Jong
iBox Resmi Hadirkan AppleCare+ di Indonesia, Ini Manfaat, Cakupan, dan Cara Membelinya
iBox resmi menghadirkan AppleCare+ di Indonesia. Layanan perlindungan perangkat resmi dari Apple ini kini tersedia di seluruh gerai iBox dan dapat dibeli
5 Langkah Strategis Orang Tua dalam Mendampingi Aktivitas Online Remaja
Memperingati Safer Internet Day (Hari Internet Aman Sedunia), isu keamanan digital bagi remaja kembali menjadi sorotan utama. Orang tua kini didorong untuk